Domain Sbobet

PSG Siap Hajar RB Leipzig Setelah Kalahkan Atalanta Di Liga Champions

PSG Siap Hajar RB Leipzig – Atalanta haruslah mengakhiri perjuangan mereka di ajang EUFA Champions League setelah harus menelan kekalahan 1-2 dari PSG.

Sebetulnya Atalanta sendiri sempat membuat kejutan pada saat mereka bisa mendapatkan keunggulan terlebih dahulu yang diciptakan oleh Mario Pasalic pada menit ke 26.

Akan tetapi dua gol yang didapatkan PSG pada menit akhir pertandingan yang diciptakan oleh Marquinhos dan E. Choupo-Moting membuat PSG bisa masuk kedalam babak semi final dan akan menghadapi RB Leipzig.

Pertandingan antara Atalanta kontra PSG berlangsung secara dramatis dan cukup menenangkan. Dimana kedua tim saling melakukan jual beli serangan agar bisa mendapatkan peluang mencetak gol.

Atalanta tidakah tidak takut sama sekali dalam menghadapi salah satu tim top Eropa PSG. Hal tersebut bisa dilihat pada awal babak pertama, tim ini jurstu membuat berbagai serangan yang harus membuat PSG merasa tertekan.

Dengan banyaknya pemain berkualitas, sehingga PSG terus berusaha untik bisa mengambil kembali jalannya pertandingan. Namun Atalanta berhasil membuat gawang dari PSG nyari kebobolan.

Untuknya sang kiper PSG Keylor Navas mampu untuk tampil dengan gemilang didalam pertandigan ini. Hal tersebut tidaklah membuat Atalanta hilang semangat dan tidak ingin menyerah hingga akhirnya Mario Pasalic berhasil membuka keunggulaan pada menit ke 26.

Setelah teringgal terlebih 1-0 terlebih dahulu membuat PSG langsung tersentak. Dimana mereka terus berusaha untuk bisa membalas kebobolan gawang mereka. Namun usaha yang dilakukan oleh Neymar untuk bisa menjebol gawang Atalanta masihlah belum membuahkan hasil manis.

Kondisi tersebut tetap bertahan hingga babak pertama harus berakhir dengan 1-0 untuk keunggulaan Atalanta.

Babak Kedua Atalanta VS PSG

Memasuki babak kedua, PSG mulai merespon dengan melakukan gebrakan dimana Neymar dkk langsung mengurung pertahanan milik Atalanta.

Atalanta sendiri hanya bisa mengandalkan serangan balik, namun hal tersebut sudah ccukup bagus agar PSG setidaknya tidak selalu meguasai jalannya pertandingan.

Kylian Mbappe masuh kedalam permainan pada pertengahan babak kedua. Dimana dirinya berhasil memberikan ancaman ke gawang Atalanta, namun belum bisa berhasil menciptakan gol.

Hingag pada akhirnya gol yang ditunggu oleh para fans PSG terjad, dimana setelah memasuki menit ke 90, PSG berhasil mencetak gol melalui Marquinhos dengan memanfaatkan umpan yang dilakukan oleh Neymar.

Sehingga skor menjadi imbang 1-1. Setelah terciptanya goal tersebut dan memasuki menit 93 tercipta lagi sebuah goal yang dilakukan oleh Eric Maxim Chopo-Moting setelah mendapatkan umpan matang dari Mbappe. Sehingga skor pun menjadi 2-1 untuk keunggulan PSG.

Hasil tersebut sangatlah dramatis bagi Atalanta harus mengalami kebobolan 2 angka di menit akhir pertandingan. Meskipun mengalami kekalahan, banyaj juga yang memuji penampilan yang diberikan oleh Atalanta.

Klub asal Italia tersebut bisa memberikan tekanan kepada PSG dan menunjukan permainan yang sangat memukau. Semua itu dikarenakan mereak sangatlah menyulitkan PSG yang notabene memiliki banyak sekali pemain bintang.

Memang sangat pantas apabila Atalanta bisa dikartakan sebagai tim kuda hitam didalam ajang EUFA Champions League musim ini. Meskipun langkah mereka haruslah terhenti pada perempat final namun banyak orang yang tetap memuji penampilan yang diberikan oleh tim ini.

Pertandingan Selanjutnya

Setelah berhasil masuk kedalam babak semifinal, dimana PSG akan bertanding melawan RB Leipzig. Dimana pertadingan antara PSG kontra RB Leipzig dijadwalkan pada 19 Agustus mendatang.

Hal ini tentunya akan menjadi sebuah pertandingan yang sangat ditunggu oleh para pecinta bola, meskipun diatas kertas bahwa PSG akan jauh diunggulakn jika harus dibandigkan dengan RB Leipzig.

Didalam catatan pertadningan juga menunjukan bahwa kedua tim ini sangatlaj jarang bertemu. Dimana juga tercatat bahwa mereka baru bertemu pada saat melakoni pertandingan persabahatan yang dilakukan pada tahun 2014.

Dimana hasil pertandingan tersebut berhasil dimenangkan oleh RB Leipzig dengan skor akhir 4-2 atas PSG. Namun hal yang harus diingat juga bahwa pertandingan tyersebut hanyalah friendly match. Sehingga hasil dari pertandingan tersebut juga tidak dapat dijadikan sebagai pegangan.

Baca juga Juventus Tersingkir Dari Liga Champions

Juventus Tersingkir Dari Liga Champions, Walaupun Mendapatkan Kemenangan Melawan Lyon

Juventus Tersingkir Dari Liga Champions – Meskipun telah berhasil memang 2-1 saat lawan Lyon dalam laga lanjutkan Liga Champions leg 2.

Akan tetapi Juventus tetaplah harus tersingkir yang dikarenakan Juventus sendiri kalah akan agresivitas gol tandang dengan aggregat 2-2.

Akan tetapi para pertandingan tersebut sangatlah dipenuhi dengan optimisme dari para Juventini (julukan Fans Juventus) untuk bisa balikan keadaan yang sudah ketinggalan dari Lyon.

Pada hasilnya Juventus memanglah mendapatkan kemenaangan akan tetapi Juve sangatlah membutuhkan kemenangan yang lebih besar lagi. Dalam pertandingan yang berlangusng dengan berbagai serangan yang dilancarkan oleh Juventus di awal babak pertama tersebut.

Jalan Pertandingan Juventus VS Lyon

Akan tetapi berbagai perluang yang didapatkan oleh Juve masihlah belun bisa mendapatkan hasil. Pada menit ke 11 pelanggaran dilakukan oleh Rodrigo Bentancur terhadap Houssem Aouar sehingga wasit tetap memberikan kepada Lyon.

Dimana para pemain Juventus melakukan aksi protes dan setelah meninjau dengan menggunakan VAR, namun wasit tetaplah kukuh terhadap dengan keputusan yang telah dibuat.

Memphis Depay yang akan mengambil tendangan penalti terswbut dan dirinya sukses dalam menjalan tugas yang diberikannya. Dimana bola gagal dihentikan oleh Wojciech Szczesny sehingga skorpun berubah menjadi 1-0.

Juventus terus berusaha untuk bisa membalas gol tersebut, namun aggregat goal telah menjadi 2-0. Sehingga untuk bisa lolos Juventus haruslah bisa mendapatkan 3 angka.

Juventus pun semakin berjuang untuk bisa mendapatkan gol. Dimana pada menit ke 20 Federico Bernardeschi mendapatkan sebuah peluang yang bagus. Akan tetapi usaha yang dirinya lakukan masih bisa digagalkan oleh para pemain Lyon.

Juventus yang tertinggal 2 gol tersebut berada dalam tekanan, sehingga Tim Nyoya Tua terus melakukan serangan dan menekan Lyon. Juventus kembali mendapatkan peluang pada ke 37, akan tetapi hasul tandukan dari Gonzalo Higuain masihlah berhasil diamankan oleh Anthony Lopes.

Lopes juga kembali melakukan penyelamtan yang luar biasa dalam beberapa menit kemudian. Dimana Lopes berhasil menghalau tembakan yang dilakukan oleh Cristiano Ronaldo.

Juventus Mendapatkan Pinalti

Memasuki menit ke 41 Juventus mendapatkan hadiah berupa penalti yang disebabkan Depay melakukan handball sehingga membuat wasit menunjuk titik putih.

Cristiano Ronaldo yang menjadi algojo sukses melakukan tugas nya sehingga skor menjadi imbang 1-1. Setelah memasuki babak kedua, Tim Nyoya Tua langsung memulainya dengan melakukan serangan.

Dimana banyak upaya yang harus dilakukan oleh Lyon dan mereka pun berhasil membendungnya dengan baik. Nampun pada menit ke 60 Cristiano Ronaldo kembali mencatatkan namanya di papan skor.

Tembakan keras yang dilakukan dari luar kotak penalti gagal dihalau oleh kiper Lyon. Sehingga skor pun berubah menjadi 2-1. Sehingga aggregat masihalah 2-2 dan juventus masih membutuhkan satu gol lagi agar bisa melaju pada partai berikutnya.

Serangan demi serangan dilakukan oleh Juventus pun kembali dilakukan dengan sangat gencar. Pada menit ke 64 Juve kembali mendapatkan peluang melalui aksi dari Leonardo Bonucci, akan tetapi sundulan yang dilakukan masihlah melebar dari gawang Lyon.

Memasuki menit 75, bermula dari tendangan sudut, Ronaldo pun menyambut unpan yang dilakukan oleh Paulo Dybala. Akan tetapi tandukan yang dilakukan oleh Ronaldo masih melambung jauh diatas gawang.

Pada menit ke 83. Paulo Dybala harus ditarik keluar lapangan dikarenakan mengalami cedera dan digantikan oleh Marco Olivieri. Juventus pun terus melakukan berbagai serangan, namun semuanya belumlah membuahkan hasil.

Hingga peluit panjang pertandingan selesai skor tidaklah berubah dengan hasil akhir 2-1 dan Juventus pun harus tersingkir dari kompetisi UEFA Champions League musim ini.

Juventus sendiri unggul dalam hal ball possesion dengan memiliki penguasan bola hingga 62% akan tetapi hal tersebut tetapnya harus menhentikan langkah mereka untuk masuk kedalam babak selanjutnya.

Susunan Pemain Juventus VS Lyon

Berikut merupakan sususan pemain yang digunakan oleh kedua tim diantaranya sebagai berikut:

Juventus: Szczęsny (GK); Cuadrado, De Ligt, Bonucci, A.Sandro; Rabiot, Pjanic, Bentancur; Bernardeschi, Ronaldo, Higuain.

Lyon: Lopes (GK); Denayer, Marcelo, Marcal; Dubois, Caqueret, Guimaraes, Aouar, Cornet; Ekambi, Depay.

Bisakah Barcelona Menghentikan Kekuatan Bayern Munchen Di Liga Champions

Bisakah Barcelona Menghentikan Kekuatan Bayern Munchen – Liga Champion sangatlah jarang sekali bisa mendapatkan pertandingan yang lebih baik dari pertandingan satu ini.

Barcelona yang selalu didukung oleh Leo Messi akan menghadapi Bayern Munchen. Bisa dibilang kedua tim ini sangatlah kuat di ajang sepak bola top Eropa.

Dimana laga tersebut akan berlangsung di wilayah netral yaitu Estadio da Luz, Portugal. Barca sendiri tidaklah akan bisa untuk mengalihkan perhatian pada pola serangan dari Munchen yang selalu memborbardir pertahanan lawannya.

Seperti yang sudah kalian ketahui bahwa Munchen sangatlah dikenal dengan permainanya yang cukup sadis karena bisa mengalakan lawnnya dengan telajh dan banyak saingan dengan perbandingan skor yang cukup telak.

Terbukti dengan Bayern Munchen bisa masuk kedalam perempat Final setelah mempermalukan Chelsea dengan aggregat telak yakni 7-1. Dan Barcelona akan bertemu Bayern telah berhasil mengalahkan Napoli dengan aggregat 4-2 dalam babak 16 besar.

Senjata Andalan Munchen

Dimana salah satu senjata mengerikan milik Munchen adalah Robert Lewandowski yang sudah berhasil mencetak 53 gol serta 8 Asiist dalam 44 laga yang sudah ia lakoni dalam musim ini.

Setelah menyeari akan kekurangan mereka setelah mengalahkan Napoli dengan harus bekerja susah payan. Maka Barcelona pun telah mempersiapkan taktik yang sangat efektif supaya bisa menghentikan serta merobohkan dominasi yang dimiliki oleh Munchen.

Dimana Barcelona akan menggunakan kombinasi yang mematikannya, serta jika kita melangsirnya dari lama berita Forbes maka Barca akan menggunakan formasi 4-4-2.

Akan tetapi sangat perlu kalian ketahui juga bahwa Quique Setien sebagai peracik taktik di Barcelona lebih sering mengguanakan taktik dengan formasi 4-4-3. Setien memnggunakan formasi 4-4-2 supaya bisa menghentikan lini tengan dari Munchen dengan mengubah formasi serta mengguanakn formasi baru tersebut.

Kekuatan Kubu Barcelona Menghentikan Kekuatan Bayern Munchen

Dengan adanya tambahan gelandang tenag yang sangat dipercaya akan di isi oleh Arturo Vidal agar bisa membuat pergerakan dari Bayern Munchen bisa terhenti.

Akan tetapi Vidal tidaklah akan sendiri, dikarenakan ia akan di bantu oleh Frenkie de Jong, Sergi Roberto, dan Sergio Busquets. Sehingga dia bisa membuat berbagai pola permainan dari Bavarian (Julukan Munchen) menjadi sangat frustasi.

Dimana Sergio Busquets dan Artuto Vidal yang absen pada saat Barca berhasil mengalakan Napoli dengan Score 3-1. Yang disebabkan mengalami skorsing akan kembali bermain pada saat akan melawan Munchen.

Dengan mengoptimalkan lini penjagaan akan membuat garis depan El Barca yang akan menduetkan Lionel Messi dengan Luis Suarez. Yang akan tampil secara totalitas dalam menggempur pertahanan Munchen.

Untuk Kalahkan Bayern Munchen, Barcelona Akan Mengandalkan Messi

Bayern Munchen dan Barcelona sama-sama telah memang di fase 16 besar Liga Champions sehingga akan membuat membuat kedua tim akan saling bertemu di perempat final pada sabtu, 15 Agustus 2020.

Dimana Barcelona sendiri memiliki peluang mendapatkan kememangan dengan adanya keajaiban dari Lionel Messi.

Bayern Munich dan performa mereka di Liga Champions

Bayern Munchen merupakan sebuah tim yang sedang berkembang. Sejak pergantian kepelatihan pada akhir 2019, tim asal Jerman telah menjadi mesin pemenang. Tidak hanya itu, mereka mencetak gol seperti orang gila. Kemenangan pekan lalu melawan Chelsea adalah kemenangan 18 berturut-turut untuk Bayern.

Khususnya mengenai Champions League, Bayern Munich telah menang delapan kali berturut-turut, dan mereka memimpin di babak pertama dalam 5 kompetisi ini.

Semua hal tersebut di karenakan dalam sebuah pertandingan dengan sistem satu leg. Maka sangat di harapkan juga bahwa Bayern memang siap tampil untuk mencetak gol. Terutama karena fakta bahwa dalam empat pertandingan terakhir, gol pembuka dicetak sebelum menit ke- 20 .

Messi Selalu Siap Untuk Tampil

Namun hal berbeda dengan Griezmann, dimana Setien menyatakan bahwa Lionel Messi akan selalu siap untuk dimainkan pada saat akan melawan Munchern pada partai perempat final Liga Champions.

Akan tetapi, sebelumnya juga ada beberapa kekhawatiran tentang bintang utama Barcelona. Yang akan absen yang diakibatkan oleh cedera setelah laga dengan Napoli selesai dilakukan.

Dimana pada saat ini Messi kena tendangan sangat keras dari bek Napoli yaitu Kalidou Koulibaly, walaupun hal tersebut memang tidak sengaja. Namun Messi sangatlah merasa kesakitan yang diakibatkan oleh tendangan tersebut pada betisnya.